Kos-kosan di Solo Disulap Jadi Prostitusi Gay Gibran Apapun Bentuknya Segera Ditindak
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, angkat bicara perihal adanya prostitusi gay yang berkedok panti pijat di sebuah kos-kosan di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu, mengimbau kepada masyarakat agar mempercayakan penanganan hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.
Selain itu, Gibran juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang terkait adanya kasus tersebut.
"Kepada masyarakat saya minta untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan hukum kepada aparat," kata Gibran, dikutip TribunnewsWiki dari TribunSolo.com, Selasa (28/9/2021).
"Karena memang itu menjadi tugas dan kewenangan mereka," sambungnya.
Gibran mengatakan, tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum terlebih lagi terjadi di tengah pandemi Covid-19.
Gibran sendiri mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.
Ditreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat jumpa pers dan menampilkan sejumlah tersangka terapis gay di Jalan Pamugaran Utama, Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjasari, Kota Solo, Senin (27/9/2021). (TribunSolo.com/Dok Polda Jateng) Baca: Prostitusi Gay Berkedok Panti Pijat di Solo Terbongkar: 7 Pria Ditangkap, Tarif Pelanggan Rp400 Ribu
Baca: Gibran Rakabuming Raka
Orang nomor satu di Pemkot Solo tersebut meminta agar praktek prostitusi segera ditindak.
Hal itu, kata Gibran, bertujuan agar Kota Solo tetap kondusif.
"Saya sudah koordinasi dan komunikasi dengan Kapolrestas agar praktek prostitusi apapun bentuknya dan berkedok apapun segera ditindak dan diproses sesuai aturan hukum. Demi menjaga kondusifitas Kota Solo," kata Gibran Rakabuming Raka.
0 Response to "Kos-kosan di Solo Disulap Jadi Prostitusi Gay Gibran Apapun Bentuknya Segera Ditindak"
Post a Comment